Halaman

Senin, 13 April 2020

Peluang Usaha Bibit Cabai Rawit Lahan Minim

Peluang Usaha Bibit Cabai Rawit Lahan Minim

Formula Area Multi Fungsi (AMF) 
antara lain adalah “manakala kita berhasil memformulasikan kegiatan-pengelolaan area dalam satuan luas terkecil (misalnya cm2) secara efisien-efektif & memiliki “nilai ekonomi”. Masih banyak yang mestinya bisa kita lakukan, terlebih didukung dengan kondisi iklim, suhu yang sangat kondusif di Indonesia dan masih banyaknya lahan/area yang bisa dimanfaatkan serta peluang pasar yang menjanjikan.

  • Sebagai contoh untuk luasan area 5 m2, dapat dilakukan BD Cabai untuk nantinya menjual Benih Cabai maupun Bibit Cabai baik jenis Cabai Hias maupun konsumsi yang ditanam dipolybag. Pokok scenarionya : 1. Waktu, Minggu I menyemai 50 butir benih, Minggu II dst menyemai 50 butir benih/minggu, Minggu VI dst jual bibit usia 30 HST, Minggu XII dst jual benih. 2. Penataan lahan : 1. BD CIB, jarak 20cm atau 9 bibit/m2 (45 bibit untuk luasan 5m2) 2. Diantara lahan dimanfaatkan untuk BD Pembibitan Cabai. 3. Perkiraan hasil penjualan (optimis) : Mulai Minggu ke VI Penjualan 50 Bibit/minggu a Rp 5,000 = Rp 250,000, mulai Minggu ke 12 Penjualan Benih 1,000 butir/minggu a Rp 200 = Rp 200,000. 4. Tantangannya "menghasilkan produk CANTIK KUALITAS TERBAIK & JARINGAN PEMASARAN"

Senin, 24 Juli 2017

DEFINISI SAYURAN





DEFINISI SAYURAN 

Sayuran merupakan semua jenis tanaman atau bagian tanaman yang bisa diolah menjadi makanan. Beberapa jenis sayuran bisa dimakan begitu saja atau secara mentah sedangkan sebagian lainnya hanya bisa dikonsumsi setelah dimasak terlebih dahulu. Makanan ini mengandung banyak nutrisi penting untuk kesehatan tubuh seperti karbohidrat, garam, mineral, vitamin, lemak, protein, dll.

Sayuran dapat dikategorikan menjadi delapan jenis berdasarkan bagian tubuh tumbuhan yang digunakan sebagai makanan oleh manusia, yaitu sebagai berikut:
  • Bunga (Flower Vegetables)
Bagian tumbuhan yang bisa dimanfaatkan sebagai sayur adalah bagian bunganya. Sayuran bunga berkualitas baik adalah kembang atau bunga dengan susunan kompak, memiliki warna segar atau cerah, ukurannya besar, serta tidak terdapat cacat atau bekas digigit hama. Beberapa contoh bunga tumbuhan untuk sayuran adalah bunga kol, brokoli, dan bunga turi.
  • Buah (Fruit Vegetables)
Untuk jenis sayuran ini, bagian yang dimanfaatkan sebagai sayur adalah pada buahnya. Sayuran buah berkualitas bagus adalah buah dengan tingkat umur cukup atau tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda. Buah sebaiknya segar dan memiliki warna cerah. Selain itu, buah berkualitas baik memiliki ukuran besar dan tidak ada bagian yang busuk atau rusak. Beberapa contoh jenis sayuran buah adalah tomat, cabai, jipang, oyong, terong, timun, paprika.
  • Polong (Legume Vegetables)
Sayuran polong adalah jenis tanaman yang dimanfaatkan untuk dikonsumsi di bagian polongnya. Walaupun begitu, beberapa jenis sayur tersebut kulitnya juga bisa ikut dikonsumsi. Sayur polong berkualitas bagus umurnya tidak tua, benjolan bijinya belum nampak, serta kulit buahnya masih lurus. Selain itu warna buahnya terlihat segar dan tidak ada bagian yang rusak. Contoh sayur jenis polong adalah buncis, kacang panjang, kapri, kedelai dan kacang merah.
  • Daun (Leaf Vegetables)
Jenis sayuran ini bagian yang dapat dikonsumsi adalah bagian daunnya. Daun berkualitas bagus adalah bagian daunnya utuh, tidak berlubang, dan tidak busuk. Pilihlah bagian batang dan daun berwarna segar dan masih muda. Selain itu bagian daunnya juga sebaiknya kompak dan lebar. Contoh sayur-sayuran daun di antaranya adalah bayam, kubis, kol, sawi, lettuce, kangkung, daun bawang.
  • Batang (Stem Vegetables)
Jenis sayuran ini, bagian tumbuhan yang dimanfaatkan atau dikonsumsi adalah bagian batangnya. Saat memilih stem vegetables, sebaiknya pilihlah batang yang masih muda, berwarna muda dan cerah, dan tidak ada cacat atau busuk. Beberapa contoh stem vegetables di antaranya adalah rebung, asparagus, adas, kecambah, batang seledri, paku, dan artichoke.
  • Umbi (Root Vegetables)
Root vegetables adalah sayuran berupa umbi-umbian. Umbi itu sendiri adalah akar yang menggembung. Jenis sayuran ini biasanya banyak mengandung karbohidrat. Walaupun demikian di dalamnya juga masih terdapat berbagai nutrisi penting lainnya. Saat memilih root vegetables, piluhlah umbih yang cukup umur dan ukurannya besar. Selain itu, pastikan tidak tumbuh tunas dan bagian luarnya tidak ada yang membusuk atau digigit hama. Beberapa contoh root vegetables adalah kentang, wortel, ubi kayu, ubi jalar, lobak, radish, bit, dan talas.
  • Umbi lapis (Bulb Vegetables)
Jenis sayuran ini sebenarnya hampir sama dengan root vegetables. Yang membedakan adalah struktur umbinya yang berlapis-lapis. Bulb vegetables yang bagus memiliki lapisan umbi yang tebal dan berukuran besar. Selain itu, pilih yang sudah berumur, tidak busuk, dan tidak ada bagian yang rusak baik karena digigit hama atau karena faktor lainnya. Contoh bulb vegetables adalah bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay.